Belajar bahasa Inggris membutuhkan waktu yang tidak singkat agar dapat memproduksi Bahasa tersebut. Berbagai metode ditawarkan oleh para ahli dan telah digunakan oleh para pengajar (guru maupun dosen) untuk memfasilitasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode interaktif dapat membantu peserta didik, dalam hal ini mahasiswa STK St. Yakobus Merauke, untuk dapat meningkatkan keaktifan atau frekuensi berbicara dalam bahasa Inggris (speaking). Penelitian ini menggunakan meode Classroom Action Research (CAR) dengan menerapkan dua (2) siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam siklus pertama nilai mahasiswa belum mencapai standar pencapaian indikator untuk kompetensi dasar mata kuliah karena dari hasil rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I adalah 47,3. Sedangkan pada siklus kedua, nilai rata-rata kelas diperoleh 60,2. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran interaktif ini efektif diterapkan dalam upaya meningkatkan frekuensi/ keaktifan speaking kepada mahasiswa STK St. Yakobus Merauke pada semester pertama T.A. 2018/2019.
Copyrights © 2020