Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Komunitas Basis Gerejawi (KBG) terhadap keterlibatan Orang Muda Katolik (OMK) dalam kehidupan menggereja di Dekenat Jayapura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan Mix Method; perpaduan metode Kuantitatif dan Kualitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini Orang Muda Katolik (OMK) di dalam Komunitas Basis Gerejani di wilayah Dekenat Jayapura dengan karakteristik usia 13-35 tahun. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa adanya peran Komunitas Basis terhadap keterlibatan Orang Muda Katolik (OMK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Orang Muda Katolik menyatakan sikap yang sangat positif atau mendukung bahwa kehadiran Komunitas Basis Gerejani sebagai tempat menjunjung tinggi kebersamaan. Motivasi ekstrinsik atau dari luar diri mereka yang sangat mempengaruhi untuk terlibat dalam kehidupan menggereja. Sedangkan motivasi intrinsik belum tampak melalui penghayatan mereka sendiri akan komunio dalam Ekaristi untuk menggerakkan mereka terlibat dalam kehidupan mengereja. Kedua, Orang Muda Katolik menyatakan sikapnya kurang mendukung bahwa peran Komunitas Basis Gerejani sebagai tempat bertumbuhnya keheningan.
Copyrights © 2021