Aqwal: Journal of Quran and Hadies Studies
Vol. 1 No. 2 (2020)

LARANGAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF HADIS

Adinda Diah Astuti (UIN K. H ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN)
Eva Arifia (Unknown)
Rizqi Auliya (Unknown)
Kharirotul Badriyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2020

Abstract

Kepemimpinan perempuan tidak pernah berakhir didiskusikan. Beberapa pertimbangan teologis Islam selalu menjadi alasan utama untuk mendukung kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Dalam Artikel ini mencoba untuk menyajikan analisis tekstual dan kontekstual tentang kepeminpinan perempuan di tanah public. Hal ini karena berdasarkan pemahaman secata tekstual terhadap sunah Nabi dan opini dari sebagian ulama Muslim secara buruk menyatakan bahwa dalam kepemimpinan perempuan dalam urusan politik dilarang. Namun berdasarkan pemahaman secara kontekstual tidak demikian dengan syarat mampu mengemban amanah. Sejajar Islam mencatat Aisyah, al-Syifa dan Ratu Balqis termasuk segelintir pemimpin perempuan yang menduduki jabatan public. Oleh karena itu secara kontekstual harus terlebih dahulu dipertimbangkan. Penelitian ini menunjukkan masalah kepemimpinan perempuan terbagi menjadi dua, ada yang membolehkan dan ada yang melarangnya. Perbedaan pendekatan yang digunakan dalam memahami hadis tersebut menjadi dasar. Kelompok pertama mendekati secara tekstual dan kelompok kedua secara kontekstual.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

AQWAL

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Aqwal: Journal of Quranic and Hadith Studies is a peer-reviewed (double-blind), open-access journal published biannualiy (Juni and Desember) by Ilmu Al-Qur’an-Tafsir (IAT) and Hadith (ILHA)Program, Faculty Ushuluddin, Adab and Da’wah, K.H Abdurrahman Wahid State Islamic University ...