Sebagai bidang baru dalam Analisis Wacana, Analisis Wacana Positif (AWP) semakin menggugah perhatian para peneliti linguistik di dalam dan luar negeri. Namun, kajian terhadap pidato konsesi (Concession Speech) masih sangat terbatas. Para pemenang pemilihan umum (pemilu) selalu menarik perhatian publik dan pidato-pidatonya (misalnya pidato pelantikan gubernur) telah menjadi topik kajian linguistik yang hangat. Namun demikian, para calon yang kalah dalam pemilu selalu diabaikan oleh publik dan kajian tentang pidato konsesi sangat langka. Oleh karena itu, kajian makna pada tuturan pidato konsesi ini sangat membantu mengisi kesenjangan dalam analisis wacana tersebut. Penelitian ini menerapkan PDA (Positive Discourse Analysis) di bawah kerangka teori penilaian untuk menganalisis pidato konsesi dengan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Kajian ini bertujuan melengkapi CDA (Critical Discourse Analysis) untuk menekankan konstruksi sosial yang positif terhadap wacana politik.
Copyrights © 2022