This research is a school action research, which consists of 2 cycles and each cycle consists of 4 stages, namely: the planning stage of the action program, the implementation of the action program, program observation, and reflection. This research was conducted by making direct observations of the activities of all teachers, as well as monitoring teachers in online learning at MAN Banjarbaru City. Then document the results of these observations. In the pre-cycle the researcher observed how much teacher competency was in online learning using Google Classroom and Google Forms and the results were very low, with an average score of only 1 or 16.66% of the maximum target score of 6. The research was continued to cycle I and the authors started holding teacher training to improve teacher competence in online learning using google classroom and google forms. The results show that there is an increase in the average score of cycle I to 2.6 or 43.33% of the maximum target score of 6. This means that there is an increase of 26.67% from the pre-cycle score. Furthermore, in cycle II the score increased again to 5.6 or 93.33% of the maximum target score of 6, which means there was a 50% increase from the score in cycle I. Based on the results of this study it was concluded that bimlat can improve teachers' abilities to use Google Classroom learning media and Google Forms at MAN Banjarbaru City. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang terdiri dari 2 siklus dan masing- masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan program tindakan, pelaksanaan program tindakan, pengamatan program, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap aktivitas semua guru, disamping juga memantau guru dalam pembelajaran daring di MAN Kota Banjarbaru. Kemudian mendokumentasikan hasil pengamatan tersebut.Pada pra siklus peneliti mengamati seberapa besar kompetensi guru dalam pembelajaran daring menggunakan google classroom dan google formulir dan hasilnya sangat rendah yakni dengan skor rata-rata cuma 1 atau 16,66% dari target skor maksimal yakni 6. Penelitian dilanjutkan ke siklus I dan penulis mulai mengadakan bimlat guru untuk memperbaiki kompetensi guru dalam pembelajaran daring menggunakan google classroom dan google formulir. Hasilnya memperlihatkan ada peningkatan skor rata-rata siklus I hingga mencapai 2,6 atau 43,33% dari target skor maksimal yakni 6, Hal ini berarti ada kenaikan 26,67% dari skor pra siklus. Selanjutnya pada siklus II skor meningkat lagi sampai 5,6 atau 93,33% dari target skor maksimal yakni 6, yang berarti ada kenaikan 50% dari skor siklus I. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa bimlat dapat meningkatkan kemampuan guru menggunakan media pembelajaran Google Classroom dan Google Formulir di MAN Kota Banjarbaru.
Copyrights © 2023