Salah satu karakteristik pengangguran adalah tingginya jumlah pengangguran terdidik, yaitu seseorang yang termasuk angkatan kerja dan sedang aktif mencari kerja tapi belum mendapatkan pekerjaan dengan pendidikan minimal SMA sederajat, akibat faktor penawaran tenaga kerja dan kurang selarasnya perencanaan pembangunan. Penelitian ini bermaksud menganalisis tenaga kerja menganggur terdidik di Provinsi Kalimantan Timur, dimana variabel terikatnya adalah pengangguran terdidik, sedangkan variabel bebas adalah tingkat pendidikan, pelatihan kerja, pengalaman kerja, umur, jenis kelamin, status perkawinan, kedudukan dalam rumah tangga, dan wilayah tempat tinggal. Model penelitian dikembangkan dari job search theory yang diuji dengan analisis regresi logistik. Temuan penelitian ini adalah bahwa pengangguran terdidik di Kalimantan Timur dipengaruhi oleh variabel jenis kelamin, status/klasifikasi wilayah tempat tinggal, pelatihan kerja, pengalaman kerja, dan kedudukan dalam rumah tangga, sedangkan variabel umur, status perkawinan, tingkat pendidikan dan pengalaman bekerja tidak terlalu mempengaruhi pengangguran terdidik. Kata kunci: Pengangguran Terdidik, Job Search Theory, Regresi Logistik
Copyrights © 2022