Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap karakteristik kekerasan seksual yang dialami oleh perempuan di Perguruan Tinggi Negeri Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Analis data dilakukan secara statistic deskriptif presentatif dengan analisis univariat yang berfokus kepada Variabel tunggal. Untuk mengolah data, peneliti menggunakan alat SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan ada empat bentuk kekerasan seksual yang dialami oleh perempuan di perguruan tinggi negeri Kota Makassar yaitu: pesan lelucon gambar foto audio atau video yang bernuansa seksual sebesar 94%, Ditatap oleh seseorang dengan nuansa seksual dan atau tidak nyaman sebesar 93%; Dirayu dengan lelucon dan atau siulan yang bernuansa seksual di lingkungan kampus sebesar 90% dan Mendengar ujaran yang mendiskriminasi atau melecehkan tampilan fisik kondisi tubuh dan atau identitas gender sebesar 85,2 persen. Adapun pelaku kekerasan seksual pada perempuan diperguruan tinggi negeri Kota Makassar adalah senior sebesar 46 persen dari jumlah responden, teman Angkatan 45 persen, tenaga kependidikan 4 persen dan dosen 3 persen. Adapun factor penyebab terjadinya kekerasan seksual pada perempian di perguruan tinggi negeri di Kota Makassar adalah; menganggap kekerasan seksual adalah hal yang biasa 43 %, budaya Victim blaming yang pernah terjadi sebelumnya 30 % dan relasi kuasa antara pelaku dan korban 26 %.
Copyrights © 2023