Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 2 No. 8: April 2023

HUBUNGAN ANTARA SENSE OF HUMOR DENGAN RESILIENSI PADA INDIVIDU YANG MENGALAMI QLC

Restha Karmita Lani (Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Satya Wacana)
Wahyuni Kristinawati (Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Satya Wacana)



Article Info

Publish Date
25 Apr 2023

Abstract

Quarter life crisis merupakan fase dimana terdapat ketidakstabilan, perubahan terus menerus, dihadapkan pada banyaknya pilihan, serta kepanikan karena rasa tidak berdaya. Diperlukan resiliensi, yaitu kemampuan individu untuk bertahan dan berkembang. Individu yang resilien cenderung memiliki emosi yang terkontrol dan dorongan untuk terus maju dan memperluas sudut perspektif pada hal-hal yang lebih positif. Berbagai penelitian menyatakan bahwa resiliensi dipengaruhi oleh sense of humor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sense of humor dengan resiliensi pada individu yang mengalami quarter life crisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasiona. Subyek penelitian ini berjumlah 33 orang yang berusia 25-35 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner menggunakan instrumen Resilience Scale (RS-14) dan Multidimensional Sense of Humor (MSHS). Analisis data menggunakan metode korelasi product moment dari Pearson dengan bantuan aplikasi SPSS 29 for windows. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara sense of humor dengan resiliensi pada individu yang mengalami quarter life crisis dengan nilai r=0,492 dan signifikasi=0,004 (p<0,05). Dengan kata lain, jika sense of humor semakin tinggi, maka akan tinggi juga resiliensi begitupun sebaliknya jika semakin rendah sense of humor maka semakin rendah resiliensi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...