Sekam padi (Oryza sativa L.indica) merupakan salah satu bentuk limbah pertanian yang memiliki kandungan selulosa sebanyak 34,34 % – 43,80 % yang berpotensi sebagai karbon aktif. Karbon Aktif dari sekam padi dibuat melalui tiga tahap yaitu pengeringan, karbonisasi dan aktivasi menggunakan H3PO4. Sekam padi dijemur dibawah terik matahari lalu di karbonisasi dengan Furnace pada suhu 300 ℃ selama 40 menit kemudian diaktivasi dengan H3PO4. Karakterisasi dari karbon aktif mengacu pada Standar Nasional Indonesia 06-3730-1995 meliputi kadar abu dan kadar air. Pengujian air sumur yang dilakukan menggunakan parameter pH, turbidity, TSS dan TDS. Variasi yang digunakan yaitu variasi berat 0,5; 0,7; 0,9gram dan variasi waktu kontak 40, 50, 60 menit. Dari hasil penelitian yang dilakukan dosis dan waktu kontak yang paling efektif untuk menurunkan kadar pH, turbidity, TSS dan TDS adalah 0,9gram dengan lama waktu kontak 60 menit.
Copyrights © 2023