Kajian fenomenologi mencoba menelaah pemanfaatan alat musik dari sampah yang digunakan dalam model pembelajaran Problem Based Learning dan ADDIE. Tujuan dari kajian ini adalah mengungkap berdasarkan pengalaman fenomena sampah yang terjadi di Indonesia dengan peningkatannya dapat diatasi dengan salah satunya produk alat musik dari botol kaca bekas sehingga terbentuk alat musik saron. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan konstruk kualitatif dan pendekatan deskriptif serta kajian literasi. Subyek penelitian menggunakan fenomena sampah di Indonesia dengan target jenjang pendidikan SMP dan kurikulum KTSP 2006. Pengambilan data menggunakan teknik observasi dan pemotretan dengan mengamati serta menelaah fenomena sampah yang ada di Indonesia serta dokumentasi dalam bentuk artikel model pembelajaran. Analisis data menggunakan kerangka pengambilan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian fenomenlogis bahwasanya karakteristik model pembelajaran Problem Based Learning dan ADDIE membentuk kerangka solutif atas permasalahan fenomena sampah sehingga dimaanfatkan dalam produk alat musik dari botol kaca bekas yang membentuk replika alat musiksaron . Selain itu, kondisi model pembelajaran ADDIE sebagai konstruk produk pembelajaran dapat menghasilkan kualitas dan kuantitas alat musik botol kaca bekas menjadi lebih optimal dalam penggunaannya. Produk ini juga dapat menjadi penignkatan keterampilan sosial maupun musik yang dimiliki oleh peserta didik serta membentuk daya kritis dan kreativitas pendidik dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2023