Masalah kerusakan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (D.I) Cipicung di saluran akibat pengendapan yang cukup tinggi disebabkan oleh deposisi sedimen dan sampah. Sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui besaran dan pengaruhnya deposisi sedimen dan sampah rumah tangga terhadap kerusakan jaringan irigasi dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja saluran irigasi dalam mendistribusikan air ke kondisi optimal. Metode penelitian ini menggunakan analisa deskriptif kualitatif yang saling melengkapi dengan regresi ganda dan matematis. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa besar volume keseluruhan deposisi sedimen di dalam saluran sebesar Vq = 39,80 m3, besar volume sampah Vs = 2,1 m3/hari, dan perubahan keseluruhan penampang saluran sebesar A = 2,3 m2. Dengan hasil statistik, bahwa koefesien korelasi ganda (R) = 81,9% atau secara bersamaan X1, X2, X3 memiliki pengaruh kuat terhadap Y yaitu R2 = 67%, dengan Fhitung 17,63 > Ftabel 2,98 dan sig. 0,0001 < 0,05. Sehingga aspek prioritas terhadap kriteria penilaian kondisi jaringan irigasi masuk pada kuadran III, di mana kondisi jaringan irigasi D.I. Cipicung perlu dilakukan perbaikan pada saluran irigasi primer, sekunder, dan tersier pada sisi linning saluran dengan konstruksi, kemudian pengangkatan sedimen dan sampah hingga kepada normalisasi saluran dan pemeliharaan berkala juga perlu dilakukan untuk menghindari biaya operasional yang cukup tinggi.
Copyrights © 2023