JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
Vol 9, No 1 (2023): April 2023

Faktor – faktor yang Berhubungan Diabetes Mellitus pada Pralansia (45-59 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Keloyang

Novita, Tiara Rizky (Unknown)
Efrarianti, Yocy (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2023

Abstract

Diabetes mellitus padapralansia (45-59 tahun) merupakan penyakitkronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah didalam urine akibat terganggunya metabolisme karena produksi dan fungsi hormon insulin tidak berjalan dengan seharusnya. Menuruh WHO terdapat 1.6 jutaatau 4 % yang menderita diabetes mellitus dan berdasarkan data IDF Atlas 2019 Indonesia menempati urutan ke 7 didunia denganp revelensi 10,7 juta jiwa. Jeni spenelitian yang digunakan bersifat Analitik Kuantitatif. Populasi penelitian yaitu sebanyak 40 orang pralansia yang menderita diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Keloyang Tahun 2021. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 31 orang pralansia yang terkena diabetes mellitus dan 31 orang pralansia yang tidak terkena diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Keloyanag pada bulan Januari sampai September 2020. Data diperoleh dari data primer dan sekunder. Dianalisis dengan menggunakan uji chi – square padatingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan table Uji Statistik dapat diketahui bahwa dari uji chi-square diperoleh hasil obesitas (P-value = 0,002) lebih kecil dari sig α (0,05), sedangkan frekuensi jenis kelamin (P-value = 0,018) lebih kecil dari sig α (0,05), dan riwayat keturunan (P-value = 0,042) lebih kecil dari sig α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara obesitas, jenis kemanin dan riwayat keturunan dengan kejadian Diabetes Mellitus pada pralansia. Hal ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga kesehatan umumnya dalam mengevaluasi tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan Diabetes Mellitus pada pralansia, sehingga dapat dignakan sebagai dasar perbaikan upaya pengendalian Diabetes Mellitus padap ralansia.Kata Kunci : Diabetes mellitus, obesitas, jenis kelamin, riwayat keturunan.Diabetes mellitus in pre elderly (45-59 years old) is a chronic disease characterized by high blood sugar level in the urine this is due to disruption of metabolism because the production and function of the insulin hormone doesn’t work properly. The according world health organization (WHO) there are 1.6 millions or 4 % who suffer from Diabetes Mellitus and based on IDF altas 2019 data Indonesia ranks 7th in the world with a prevalence of 10,7 million peoples. The type of research is a quantitative analysis. The research population are 40 pre-elderly who suffer from Diabetes Mellitus in the working area of the RantauKeloyang public health centerin 2021. The sample in this study were 31 pre-elderlies who suffer Diabetes Mellitus and 31 pre-elderlieswho don’t suffer Diabetes Mellitus in the working area of the RantauKeloyangpublic health center in January to September 2020.Data obtained from primary and secondary data.  The analysisusing chi-square test at the significancelevel 95%. Based on the statistical test, it can be seen that chi-square resultsin obesity (P-value = 0.002)smaller than sig a (0.05), while gender (P-value = 0.018)are smaller than sig a( 0.05), and hereditary history (P-value 0.042) are smaller than sig a  (0.05). It can be concluded that there are relationship between obesity, genderand hereditary history with the incidence of Diabetes Mellitus.This is expected to be  input for health workers in evaluating the factors associated with the incidence of Diabetes Mellitus in the pre elderly, so that it can be used as a basis for improving efforts to control Diabetes Mellitus in the  pre elderly.Keyword : Diabetes Mellitus, obesity, gender, hereditary history.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jhtm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is ...