Tujuan penelitian ini Mengidentifikasi pertumbuhan populasi yang semakin tinggi dapat secara tidak langsung memengaruhi pertumbuhan suatu wilayah dan mempengaruhi perekonomian masyarakat. Namun, perkembangan ini juga dapat menyebabkan peningkatan aktivitas manusia, barang dan jasa yang pada gilirannya dapat mengakibatkan berbagai masalah termasuk masalah dalam bidang transportasi. Masalah transportasi yang umum dialami adalah ketika orang-orang melakukan kegiatan di jalan yang dilakukan secara bersamaan. Masalah ini biasanya hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu, namun dengan meningkatnya penggunaan kendaraan, permasalahan ini dapat menjadi lebih sering terjadi, terutama jika perkembangan pengguna kendaraan tidak diiringi dengan fasilitas yang memadai. Seperti yang terjadi pada persimpangan tiga simpang Tarok di kota Bukittinggi, di mana terjadi kepadatan lalu lintas menuju pusat kota dan pusat perbelanjaan, serta sebaliknya. Metode ini melibatkan penghitungan jumlah kendaraan yang melintas pada waktu-waktu tertentu dalam sehari. Penghitungan dapat dilakukan secara manual atau menggunakan alat bantu seperti sensor lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja persimpangan tak bersinyal Simpang Tarok Kota Bukittinggi dalam melayani arus lalu lintas. Melalui hasil penelitian ini, diharapkan dapat dilakukan analisis untuk mengetahui kinerja dan tingkat pelayanan yang terjadi di persimpangan tersebut. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan dan kecelakaan di persimpangan tersebut adalah rendahnya kesadaran pengemudi dalam mematuhi peraturan lalu lintas, kurangnya rambu-rambu, serta tingginya aktivitas di persimpangan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini juga akan mengkaji faktor-faktor tersebut dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesadaran pengemudi dan efisiensi lalu lintas di Simpang Tarok.
Copyrights © 2022