Having a different world in virtual reality is nothing new. However, the rapid development of such a world, often known as the metaverse, has caught many peoples’ attention, including believers. Even in its earliest stage of development, the metaverse has already attracted many interested stakeholders and investors as it promises to open up many possibilities and offers many other opportunities. Of course, it does not come without any negative aspects. Yet, like any previous technological advancements, one should assess its weight to determine the appropriate response. This paper addresses whether the metaverse should be seen as a threat or an opportunity, especially by the church. The authors hope that this writing will help the church realize this coming world in the near future and prepare as soon as possible to anticipate this revolutionary disruption. Hopefully, The church can provide spiritual care for the “real†people behind and within this virtual reality. AbstrakKonsep tentang adanya dunia virtual bukanlah suatu hal baru. Kini, perkembangan yang pesat dari terwujudnya dunia virtual tersebut, yang sering dikenal dengan sebutan metaverse, telah menarik perhatian banyak orang termasuk orang percaya. Bahkan pada tahap awal pengembangannya, metaverse telah menarik banyak stakeholder dan investor karena janji akan banyaknya peluang dan kemungkinan lain yang terbuka. Tentu saja itu dunia ini tidak datang tanpa aspek negatifnya. Namun, seperti kemajuan teknologi sebelumnya, seseorang harus terlebih dahulu menilai bobotnya untuk menentukan respons yang tepat. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan apakah metaverse perlu dilihat sebagai ancaman atau peluang khususnya oleh gereja Tuhan. Penulis berharap penelitian ini pada akhirnya akan menyadarkan gereja akan datangnya metaverse dalam waktu dekat sehingga dapat melakukan persiapan sebaik mungkin untuk mengantisipasi disrupsi revolusioner ini. Gereja diharapkan dapat memberikan pelayanan spiritual yang diperlukan oleh orang-orang "nyata" yang ada di belakang dan di dalam realitas virtual ini.
Copyrights © 2023