Wicara
Vol 1, No 1: April 2022

Proyeksi Nasionalisme Tribal Hannah Arendt: Xenofobia dan Diskriminasi Rasial dalam Cerpen “Eksodus” Karya Seno Gumira Ajidarma

Yuniardi Fadilah (Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro)
Fajrul Falah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2022

Abstract

Persoalan minoritas dan mayoritas dalam cerpen “Eksodus”, sedari awal, menonjolkan dominasi salah satu pihak terhadap pihak lain. Dominasi ini diceritakan pada hampir seluruh penceritaan hingga menampilkan bentuk ketidakadilan. Di sisi lain, penggunaan sudut pandang orang pertama dalam cerpen berusaha mencitrakan posisi orang-orang yang terdominasi, bahkan cenderung mengalami proses eksklusi, dengan segala macam pengalaman buruk sepanjang cerita. Proses dominasi serta eksklusi, yang hadir dalam cerpen antara minoritas dan mayoritas, ini mengarah pada isu xenofobia dan diskriminasi rasial. Kedua isu tersebut, dengan melihat peristiwa yang ditulis dalam cerpen, merupakan hasil dari menguatnya keberadaan nasionalisme tribal. Mendasarkan analisis dengan konsep nasionalisme tribal yang dijabarkan oleh Hannah Arendt, penelitian ini menemukan bahwa cerpen, sebagai kritik, memproyeksikan bentuk nasionalisme tribal yang mewujud pada xenofobia dan diskriminasi rasial. Kedua hal itu tercipta karena pelabelan yang menggeneralisasi tokoh para pendatang atas stigma, suku, asal, dan historisitasnya semata. Selain itu, dominasi tokoh penduduk setempat—mayoritas—atas minoritas juga mewujud dalam bentuk-bentuk kekerasan, sebagai manifestasi xenofobia dan rasialisme, yang terjadi: pengusiran, penolakan, pembunuhan, bahkan pemusnahan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

wicara

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan ...