Tujuan penelitian ini adalah: (i) mendeskripsikan motif berperilaku negatif saat menggunakan ruang publik di Kota Malang terutama para remaja ; (ii) mengeksplorasi variabel kondisi ruang publik yang menjadi pendorong perilaku negatif ; (iii) mengeksplorasi variabel kepribadian yang terkait dengan perilaku positif ; (iv) mengeksplorasi variabel yang terkait manfaat positif ruang publik di Kota Malang;(v) melakukan pengukuran variabel kondisi ruang publik yang menjadi pendorong perilaku negatif : (vi) melakukan pengukuran variabel kepribadian, yaitu perilaku negatif dan positif ; (vii) melakukan pengukuran variabel-variabel manfaat positif ruang publik di Kota Malang dan (viii) melakukan penggambaran (descriptif) dan pemetaan (mapping) perilaku pengguna ruang publik di Kota Malang. Metode penelitian ini adalah mix method, yaitu gabungan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pengguna ruang publik sebagian besar merupakan usia remaja yang berprofesi sebagai mahasiswa/mahasiswi. Hal tersebut dikarenakan ruang publik merupakan tempat yang tanpa biaya (gratis), lokasinya dekat serta akses yang sangat bebas dengan waktu operasional 24 jam. Kondisi ruang publik di Kota Malang bisa menjadi pendorong perilaku negatif pengguna ruang publik seperti design taman (kerindangan pohon, desain tempat duduk, smoking area, fasilitas persampahan), pencahayaan (kurangnya pencahayaan), waktu operasional, serta aparat dan fasilitas keamanan. Manfaat positif ruang publik yang dapat dirasakan oleh pengguna ruang publik didasari dengan adanya fasilitas-fasilitas di ruang publik itu sendiri maupun design ruang publik. Manfaat positif tersebut diantaranya ruang publik bermanfaat sebagai sarana edukasi dan sosialisasi (berkumpul ataupun mengerjakan tugas kelompok), sarana olahraga, rekreasi maupun relaksasi.
Copyrights © 2018