Sistem Manajemen Mutu ISO 9001;2008 adalah sebuah dokumen jaminan mutu terhadap tahapan proses kegiatan pekerjaan konstruksi yang sesuai kaidah manajemen, Ada 8 prinsip ISO yaitu : 1. Fokus pada pelanggan, 2. Kepemimpinan, 3. Keterlibatan Karyawan 4. Pendekatan proses, 5. Pendekatan sistem pengelolaan, 6. Perbaikan terus menerus, 7. Pengambilan keputusan berdasar fakta, 8. Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok/mitra kerja. Kedelapan prinsip ISO digunakan sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian dalam tiap proses pelaksanaan kegiatan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengkaji efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001;2008 dalam pemenuhan persyaratan mutu pada pelaksanaan proyek, 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001;2008 dalam pelaksanaan proyek. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner pada personil (penyedia jasa) kontraktor PT. NINDYA KARYA (Persero), (pengguna jasa) Direksi PU PPK 14, dan (pengawas lapangan) Konsultan Supervisi. Pendekatan dalam melakukan penelitian ini, untuk : 1) Efektivitas digunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis menggunakan skala likert, 2) Faktor - faktor yang berpengaruh digunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan analisis dengan Metode Analitic Hirarchy Process (AHP). Dengan jenis data yang digunakan adalah data primer (hasil wawancara, kuesioner, observasi) dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, Efektivitas penerapan ISO 9001;2008 pada pelaksanaan proyek berada dalam kategori baik
Copyrights © 2018