Indonesia is a country that has adhered to a strong heteronormative understanding since time immemorial, but this does not prevent someone from becoming a fan of boys love. There are lots of boys love fans that we can find in Indonesia, especially in cyberspace. Therefore, this study aims to find out how Indonesian boys love fans are interested in boys love, and how the boys love itself influences their view of the LGBT community. This study uses a descriptive qualitative method, with criteria for fans aged 20 years and over and with more than three years of experience as fans. The findings show that while some fans of heteronormative stories use boys love as a vent. While on the other hand, Indonesian boys love fans do not support the existence of LGBT in Indonesian because it is incompatible with the Indonesian state and may lead to conflict, especially with existing religions in Indonesia. Still, it would be okay if LGBT realized outside the country. Indonesia adalah negara yang menganut paham heteronormatif yang kental sejak dahulu kala, namun hal tersebut tidak menahan seseorang menjadi seorang penggemar boys love. Terdapat banyak sekali penggemar boys love yang bisa kita temukan di indonesia, khususnya di dunia maya. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggemar boys love Indonesia, memiliki ketertarikan terhadap boys love, dan bagaimana pengaruh boys love itu sendiri terhadap pandangan mereka kepada komunitas LGBT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan kriteria penggemar yang berumur 20 tahun keatas dan pengalaman lebih dari tiga tahun sebagai penggemar. Hasil yang didapatkan adalah penggemar menyukai boys love sebagai media pelampiasan mereka atas ketidakpuasan pada cerita heteronormatif. Sementara disisi lain penggemar boys love Indonesia tidak mendukung keberadaan LGBT di Indonesia, karena tidak cocok dengan negara Indonesia dan mampu menimbulkan pertikaian serta pertentangan, khususnya dengan agama yang ada di Indonesia, akan tetapi tidak apa jika terealisasikan di luar negara.
Copyrights © 2023