p-Index From 2021 - 2026
10.693
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Jurnal Teknik Mesin Jurnal Pendidikan Humaniora LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Hukum Islam Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics Abjadia, International Journal of Education SOSIOLOGI NUSANTARA Muamalah Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis JURNAL MAHKAMAH Jurnal Pendidikan Nonformal Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Analisa Sosiologi Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA IZDIHAR SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ijtihad SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Karinov Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Journal of Welding Technology Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat Jurnal Abdi Insani Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Tunas Nusantara Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Asalibuna Journal of Islamic Studies and Education Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Jurnal Ekonomi Islam Manajemen Kreatif Jurnal JHT: Journal of Hospitality and Tourism Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Community Empowerment Journal Cendikia Pendidikan Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Jurnal Indonesia Mengabdi (JIM) Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa KINERJA: Jurnal Manajemen Organisasi dan Industri MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat COSMOS Future Space: Studies in Geo-Education Indonesian Journal of Islamic Law (IJIL) Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Literacy: Journal of Education and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

PENETRASI AGAMA NEGARA PADA KOMUNITAS TENGGER DI KANTONG TAMAN NASIONAL BROMO-TENGGER-SEMERU Hadi, Nur
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 2, No 2 (2009): Desember
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.515 KB)

Abstract

Abstract: After the cupdeta of communist party in 1965, there was massive effort of non-Tengger ethnic community to penetrate the nation’s religions (Hindu, Budha, Christian, and Islam) into the Tengger ethnic community who were considered as ‘no-religion’ ethnic. Consequently, the Tengger people who had already believed in “Budo” as the only accepted Tenggerese’s religion had to be able to converse their religion. The phenomenon caused the emergence of ‘sincretism’ between their original religion and the nation’s religion with all consequences. The condition, in certain cases, needs to get much attention related to the change of traditional ritual of mountain society with its own local wisdom.
AL-BADIHIYYAH FIL AL-QUR'AN WASHOLATIHA BIL BALAGHAH Hadi, Nur
LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2008): LiNGUA
Publisher : Laboratorium Informasi & Publikasi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ling.v3i1.576

Abstract

Al-Qur’an senantiasa menjadi objek kajian yang tak ada batas. Semakin lengkap piranti yang kita gunakan untuk mengkaji, maka semakin banyak pula yang kita peroleh. Berbagai model kajian bahasa seperti ilmu Fonologi (ilm al-ashwat), Morfologi (ilm al-sharf), Sintaksis (ilm al-nahw), Semantik (ilm al-dalalah), Balaghah (ilm al-balaghah) dan lain-lain, lahir melalui al-Qur’an. Semua itu tidak terlepas dari keberadaan al-Qur’an sebagai kitab suci yang mu’jiz sepanjang zaman yang selalu dipelajari oleh manusia, terutama umat Islam. Karena itu, tulisan ini memfokuskan pada peran badihiyah (kemampuan alami) yang telah ada pada diri manusia sebagai bekal untuk mengenal ayat Allah.
“PETHEKAN”: KONTROL SOSIAL PADA MASYARAKAT TRADISIONAL TENGGER Hadi, Nur
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 3, No 1 (2010): Juni
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.515 KB)

Abstract

Abstract. Social control is one mechanism to prevent social deviation and also is a work of the community so each one obey the rule and values that applied in the community. The obedience is needed to ensure the continuity of community life. The community of Tengger has developed a social control called “Pethekan”. Their working-together habit has tought them how local knowledge developed to ensure the continuity of their life social in a solid and harmonious state.
MAQASHID AMMAH DAN KHASHAH OPERASIONAL BANK SYARIAH hadi, nur
Jurnal Ekonomi Islam Vol 9 No 2 (2018): JURNAL EKONOMI ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM UHAMKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Praktek dari ekonomi Islam kontemporer yang paling diminati masyarakat adalah industri keuangan perbankan syariah. Perkembangan perbankan syariah yang cukup signifikan ditahun 2018 ini, diharapakan dapat menampakkan jati dirinya di mata dunia Internasional, bahwa perbankan syariah adalah sistem keuangan yang adil dan menguntungkan, serta membawa kemaslahatan dan kesejahteraan umat manusia. Dalam kerangka maqashid syariah, maka perbankan syariah dalam operasionalnya menganut maqashid ammah dan khashah. Manusia tidak diwajibkan untuk memenuhi ketiga tingkatan kebutuhan (maqashid primer, sekunder, tersier), tetapi hanya memenuhi dengan baik kebutuhan dasar (primer/dharruriyyat), yaitu pemenuhannya harus diusahakan dengan cara-cara yang baik, benar, dan halal. Maka adapun maqashid ammah dharuruyat dalam maqashid khashah operasional perbankan syariah adalah: Hifzh al-Din fi al-Dhururiyyat, dengan pedoman al-Qur’an dan hadis serta fatwa DSN. Hifzh al-Nafs fi al-Dhururiyyat, transaksi akadnya secar psikologis dan sosiologis menuntun manusia saling menghargai dan menjaga. Hifzh al-Aql fi al-Dhururiyyat, transaksi para pihak dituntut harus selalu transparan. Hifzh al-Maal fi al-Dhururiyyat, transaksi hanya dalam koredor yang halal secara hukum dan syariat, juga adanya zakat sebagai ketaatan terhadap syariat. Hifzh al-Nasl fi al-Dhururiyyat, transaksi halal akan menghasilkan keuntungan yang halal, akan berdampak baik bagi keluarga dan keturunan yang dinafkahi. Kata Kunci: Maqashid, Ammah, Khashah, Operasional, Bank Syariah.
Istinbath Hukum Kurban Uang Perspektif Ekonomi Islam Hadi, Nur
Ijtihad Vol 34, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ijt.v34i2.12

Abstract

Indeed the money distributed with the sacrificial intention becomes charity, because the money is included in the provision of Allah. While the sacrifice is also essentially the charity of money (property) bought by animals, then slaughtered, then given to the neighbors and the most important to the poor. The amount of reward for charity reward is doubled as explained in the paragraph above. Then if the sacrifice as a form of annual worship (10-13 zulhijjah) that was carried out was not accepted as a sacrifice just because of carrying out it in the form of the distribution of money, not sacrificial meat? Istinbath of sacrificial law with money, namely the Qur'an (Surah Al-Hajj: 28 and 36), hadith (HR. Abu Musa), atsar (Ayesha and Bilal), qias (diaciaskan with zakat), istihsan (better), istishab (al-Ashlu fi syai al-Ibahah), istislah (maslahat), maqashid sharia (the purpose of the Shari'a is the benefit of the afterlife) and legal contextualism (filasfat, the nature and meaning of the Shari'a) and the principle of benefit and benefit (jalbu al-Mashalih wa dar'u al-Mafasid), whereas in muamalah the basic Islamic economy of every thing is permissible unless there is a argument which prohibits it. In the context of sacrifice with money in the perspective of Islamic economics in terms of the law of sacrifice there is no text on the prohibition of sacrifice with money, from an economic standpoint, more money is needed than sacrificial meat, it can be understood that sacrifice with money due to the condition of the situation and the presence of the victim receives more money rather than sacrificial meat, the law may (conditionally) namely al-Ibahah and the sacrifice is valid.
PENGARUH VARIASI TEGANGAN DAN ARUS PADA PROSES PELAPISAN NIKEL TERHADAP KEKUATAN BENDING BAJA ST-41 HADI, NUR
Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 02 (2017): JTM : Volume 05 Nomor 02 Tahun 2017
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelapisan logam merupakan cara yang dilakukan untuk memberikan sifat tertentu pada suatu permukaan benda kerja dengan tujuan memiliki penampilan yang indah, ketahanan terhadap korosi, memiliki penampilan yang indah, memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta memperbaiki sifat mekanik material. Material yang dilapisi yakni baja ST-41 yang banyak digunakan sebagai peralatan otomotif, bahan kontruksi maupun bidang kerja yang lain. Nikel adalah Bahan yang digunakan untuk melapisi baja ST-41 pada penelitian ini yang merupakan logam yang keras, tahan aus, konduktor panas dan listrik ynag cukup baik. Penelitian yang akan dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan dan arus yang digunakan pada pelapisan logam terhadap hasil uji bending pada material baja ST-41 setelah dilakukan proses pelapisan nikel. Penelitian   yang   dilakukan   merupakan   penelitian   eksperimen dengan melakukan proses pelapisan nikel terhadap material baja ST-41 menggunakan variasi tegangan 1 volt, 2 volt, dan 3 volt. Variasi yang kedua adalah variasi arus, yakni 30 ampere, 40 ampere dan 50 ampere. Standart uji bending yang digunakan adalah ASTM B489 (Standard Practice for Bend Test for Ductility of Electrodeposited and Autocatalytically Deposited Metal Coatings on Metals). Pada penelitian eksperimen ini, penulis menggunakan metode analisis data kualitatif deskriptif, yaitu dengan mendeskripsikan data secara sistematis,  faktual dan akurat mengenai hasil uji bending yang diperoleh setelah baja ST-41 dilapisi nikel dalam bentuk analisis kualitatif deskriptif dalam bentuk grafik. Hasil penelitian diperoleh nilai uji bending tertinggi terjadi pada arus 30 ampere dengan tegangan 3 volt sebesar 376,61 kgf/mm2 dan spesimen yang mengalami kenaikan paling sedikit terjadi pada arus 50 ampere dengan tegangan 3 volt sebesar 350,01 kgf/mm2. Pada hasil uji bending dispesimen yang sudah dilapisi nikel menunjukkan bahwa arus dan tegangan yang semakin tinggi hasil uji bending semakin turun. Kata Kunci: Baja ST-41,pelapisan logam, tegangan listrik, arus listrik, uji bending
Komunitas Kampung Sinau Sebagai Wahana Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Ainul Bariroh; Imam Hambali; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.022 KB) | DOI: 10.17977/um041v15i1p1 - 19

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Pendidikan selalu dihadapkan pada masalah-masalah baru, masalah yang dihadapi dunia pendidikan sangat luas, salah satunya yaitu banyak anak-anak yang tidak bisa sekolah. Berdasarkan masalah-masalah yang dihadapi dalam masyarakat banyak pemecahan masalah yang dihadapi oleh kelompok sosial yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan saat ini untuk meningkatkan pendidikan masyarakat. Pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal tetapi pendidikan juga bisa dilakukan melalui pendidikan nonformal. Salah satu bentuk pendidikan nonformal yaitu organisasi kepemudaan yang mendirikan sebuah komunitas Kampung Sinau, komunitas ini merupakan sebuah komunitas sosial sebagai bentuk pendidikan nonformal yang dapat memberdayakan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang diadakannya. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui tahap-tahap pemberdayaan masyarakat melalui Komunitas Kampung Sinau. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang telah dikumpulkan dicatat dan diberi kode klasifikasi. Setelah itu data yang direduksi disajikan kemudian dilakukan pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi cara. Setelah keseluruhan data terkumpul kemudian dilakukan analisis taksonomi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa tahapan dalam pemberdayaan masyarakat, diantaranya; 1) tahap mengetahui permasalahan, 2) menyadari permasalahan, 3) mengadakan kegiatan-kegiatan sederhana, 4) membangun jaringan atau kerjasama, 5) tahap melaksanakan kegiatan
Pengorganisasian Kelompok Sadar Wisata Melalui Program Desa Wisata di Desa Pujon Kidul Nadiasari Nadiasari; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.921 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p94-107

Abstract

Abstract: The purpose of this study specifically is to describe the stages of organizing  of Tourism Awareness Groups through the Tourism Village Program in Pujon Kidul Malang Regency. This study uses qualitative research methods using a type of case study approach. This research began with data collection using observation techniques, interviews and documentation studies. Then the data obtained is recorded and given a code. Then, in analyzing the data using data reduction, display data and drawing conclusions. After analyzing the data then checking the validity of the data, checking the validity of the data using triangulation technique. The results of this study that there are several stages of organizing Tourism Awareness Groups include: (1) socialization, (2) group formation, (3) program planning, (4) program implementation and (5) evaluation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tahapan pengorganisasian  Kelompok Sadar Wisata melalui Program Desa Wisata di Pujon Kidul Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dicatat dan diberi kode. Kemudian, dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, display, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data, yang digunakan adalah triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa tahapan pengorganisasian Kelompok Sadar Wisata  meliputi: (1) sosialisasi, (2) pembentukan kelompok, (3) perencanaan program, (4) pelaksanaan program dan (5) evaluasi.
PENGELOLAAN COBAN UNTUK WISATA EDUKASI DENGAN PELIBATAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DESA PAIT, KABUPATEN MALANG Moh Ihsom; Nurhadi Nurhadi; Kukuh Miroso Raharjo; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.522 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p152-156

Abstract

Potensi wisata alam yang dapat dikembangkan di Desa Pait antara lain Coban (air terjun) Kethak, Coban Tangkil, Coban Bara’an. Coban Kethak merupakan air terjun dengan ketinggian 25 meter dengan luas wilayah ± 4 ha disekitarnya ditumbuhi tanaman alpukat dan pohon durian,  aliran dua coban ini mengalir ke arah dusun Slatri dan dusun Pait Kulon, disamping dimanfaatkan untuk usaha pertanian, aliran sungai ini dimanfaatkan sebagai tubing yang sangat menarik, khususnya pada musim penghujan. Tujuan yang dicapai dari kegiatan ini adalah Pokdarwis dapat mengembangakan dan mengelola potensi wisata  yang pada akhirnya memiliki dampak pada kesejahtraan mayrakat. Solusi yang ditawarkan untuk menjawab dan memecahkan permaslahan diatas adalah menjabarkan strategi dan membagi peran atau Tugas pokok  masing-masing pengurus dalam pengembangan dan pengelolaan wisata, pelatihan Pemandu Wisata dan promosi obyek-obyek wisata. Hasil kegiatan ini mampu mengekplorasi keberadaan dan keunikan obyek yang ditawarkan didukung bentuk promosi yang bersifat elektronik maupun  bentuk yang lain, serta terbentuknya visi yang sama dengan pemerintah daerah untuk  pengembangan wisata edukasiKata kunci—CobanKethak, CobanTangkil, CobanBara’an, Pokdarwis, wisata edukasi.AbstractPotential natural attractions that can be developed in Pait Village include Coban (waterfall) Kethak, Coban Tangkil, Coban Bara’an. Coban Kethak is a waterfall with a height of 25 meters with an area of ± 4 ha around it is overgrown with avocado plants and durian trees, the flow of these two coban flows towards the Slatri hamlet and Pait Kulon hamlet, besides being used for agricultural business, the river flow is used as a tubing very interesting, especially in the rainy season. The goal achieved from this activity is Pokdarwis can develop and manage tourism potential which ultimately has an impact on the welfare of the mayor. The solution offered to answer and solve the problems above is to describe the strategy and divide the role or main tasks of each board in the development and management of tourism, training of tour guides and promotion of tourist objects. The results of this activity are able to explore the existence and uniqueness of the offered objects supported by electronic and other forms of promotion, as well as the formation of the same vision with the local government for the development of educational tourism.Keywords—CobanKethak, CobanTangkil, CobanBara’an, Pokdarwis, educational tour
Kreasi Seni Patung Bertema Figur Wayang “Punokawan” Sebagai Penguat Karakter Pada Desa Wisata Selorejo, Dau Malang Ponimin Ponimin; Mitra Istiar Wardhana; Ahmad Taufik; Nur Hadi; Andy Pramono
Jurnal KARINOV Vol 3, No 3 (2020): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i3p%p

Abstract

Penciptaan karya ikon-ikon visual berupa seni patung yang unik dan khas yang diletakan pada lokasi-lokasi wisata selain memiliki fungsi daya tarik juga sebagai sarana pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan  menciptakan seni patung selamat datang di ruang publik bertema figur wayang Punokawan untuk menambah daya tarik kawasan wisata Selorejo Kecamatan Dau Malang,  sekaligus berfungsi sebagai media pendidikan karakter bagi masyarakat dan pengunjug. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi tim pelaksana bersama mitra sasaran dalam memecahkan permasalahan,  persiapan alat dan bahan, perancangan bentuk patung berupa gambar desain patung yang dilengkapi dengan petunjuk teknis pembuatannya, proses pembentukan rancangan bentuk karya seni patung, perakitan karya dan finishing karya di lokasi serta evaluasi.  Hasil kegiatan kreatif tersebut berupa gambar desain rancangan dan hasil karya seni patungbertema figur wayang punokawan berjumlah empat buah tokoh punokawan yaitu Semar, Bagong, Gareng, dan Petruk yang terpajang di kawasan objek desa wisata. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengunjung lebih tertarik dengan kawasan wisatanya dan lebih mengenal budaya lokal yang hampir punah. Kata kunci— Desa wisata, Seni Patung Punokawan, Pendidikan Karakter Abstract The creation of works of visual icons in the form of unique and distinctive sculptures placed at tourist locations, apart from having an attraction function also as a means of education. This service activity aims to create welcome sculpture in public spaces with the theme of Punokawan puppet figures to add to the attractiveness of the tourist area of Selorejo, Dau Malang District, as well as to function as a medium for character education for the community and visitors. The implementation method includes the coordination of the implementation team with target partners in solving problems, preparing tools and materials, designing a sculpture in the form of a statue design drawing equipped with technical instructions for its manufacture, the process of forming the design of the form of sculpture, assembling the work and finishing the work on site and evaluation The results of these creative activities are in the form of design drawings and sculptures with the theme of punokawan puppet figures totaling four punokawan figures, namely Semar, Bagong, Gareng, and Petruk which are displayed in the tourist village area. The evaluation results show that visitors are more interested in the tourist area and more familiar with the local culture which is almost extinct. Keywords— Character Education, Punokawan Sculpture, Tourism village
Co-Authors - Martutik Abadi, M. Imron Abdul Ayiz Achmad, Refi Riduan Achmat Mubarok Afif Muhammad Athii'uullah Agustin Putri Wulansari Ahmad Arif Widianto Ahmad Taufik Ainul Bariroh Ajie, Thedi Mustika Al Faiq, M Rauf Al-Muzakir Al-Muzakir Al-Muzakir, Al-Muzakir Aldio, Vega Ali Mahfuz Munawar Amelia, Atika Amma Wahyuni Ananda Yumnatus Syafira Ananda, Kun Sila Andaru Bahy, Moh. Buny Andy Pramono Angga Dewi, Widya Novi Anisa Ulfah Anugrahini, Fitria Apriliana Dewi, Lisa Octavia Ardianto, Risna Askhabul Kirom Asma Asmara Sukma Athii'uullah, Afif Muhammad Azizatuz Zahro Bella Fadhilatus Sanah Cahya Angraini, Dwi Chandramaya Aulia Dhuhita Danial Hilmi Darkel, Yohanes Brekmans M De Jesus, Maria Martina Dedy Sugiarto Denayu Grandis Destikasari Desy Santi Rozakiyah Dian Risdiawati Dibi Afriansyah Eggi Alvado Da Meisa Elfi Rimayati Elia Martatiningsih Arum, Ai Elya Kurniawati Ervi Revilda Esti Dwi Rahmawati Fardani, Tika Sindi Faria Krisdaniastutik Fatimah Fitriatul Hasanah Gigih Caesar Wahyu P Habib, Ikhwanul Haq, Muhammad A'inul hidayatullah, Hidayatullah hidayatullah Ibrahim, Faisal Mahmoud Adam IM. Hambali Imam Agus Basuki Imam Suyitno Irman Isnaini Indra Nur Hayati Istiqomah Nurzafira JOAN HESTI GITA PURWASIH Joan Hesti Purwasih Kasmadi Kasmadi KHABIB ALIA AKHMAD Kiki Reski Kiki Krisdaniastutik, Faria Kukuh Miroso Raharjo Kusubakti Andajani Legiman, Legiman Lestari, Aris Sri Lewenussa, Rengganis Aurellia Fika Luhung A. Perguna Luhung Achmad Perguna, Luhung Achmad M. Yogi Riyantama Isjoni Magdharega Putri Pratiwi Maslakhatu Nurul Ummah Mas’udah, Hikmah Maulida Nabilah Megasari Noer Fatanti Meiji, Nanda Harda Pratama Mellina, Zulvida Maya Rizqi Mitra Istiar Wardhana, Mitra Istiar Moh Ihsom Moh. Pebrianto Muakibatul Hasanah Muhammad Hafidz, Muhammad Muhammad Irfan Muhammad Irfan Asrori Muhammad Syahrul Munir Mujahid, Yazid Ahmad Mulyani, Rinda Eka Nadiasari Nadiasari Najla Surbakti, Naila Nani dkk. Mulyaningsih Nesya Vashti Engracia Nesya Vashti Engracia Nur Fajar Ali Maulana Nuraffiatul Jannah, Diah Nurhasanah Nurhasanah Nurholipah Nusantari, Okta Viviana Asmi Panca Kumala Dewi Ponimin Prabowo, Abu Pratiwi, Seli Septiana Priharyanti, Rifani Puput Mulyono Purba, Dano Qur’ana, Wanda Wahyu Rahardjo E, Andi Wahju Ramdhani, Ridwan Faizal Ridwan Tajul Fahmi Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati, Rissa Prima Roekhan Roekhan Rozuli , Ahmad Imron Ryan Aldiyansah Sabariyah, Sabariyah Saputri, Yuniar Wandha Saraswati Arsani Sari, Devy Agustin Sasmita Sari, Ajeng Yuri Eka Siregar, Julinda Siti Masfuah Siti Nur Azizah Siti Rahmah Siti Zulaikha Sofiatul Annisa Supardi U. S Supratman, Agus Ahmad Susanti Try Apriliani Syaiful Arif Wahyudi Tasya Kartika Chandra Titik Harsiati Trisna Dewi Moerti Ulfah Nurfadhila VERONICA VERONICA Viandari, Nuraini Okta Wahidmurni Wahyudi Siswanto Walhidayat, Mohammad Taufik Wardana, Mitra Istiar Wasehudin Wijaya, Irwanda Ardhi Yudhi Nugroho, Kurniawan Yuni Pratiwi Yuniar, Ananda Dwitha Zulkarnain