Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
Vol. 7 No. 4 (2018): JLBI

Arsitektur Nusantara bukan Arsitektur Tradisional maupun Arsitektur Vernakular

Linda Octavia (Unknown)
Josef Prijotomo (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2018

Abstract

Di dalam pembahasan tentang tentang arsitektur di Indonesia sebelum kedatangan Belanda/Eropa, selain istilah arsitektur nusantara, terdapat juga istilah lain seperti arsitektur tradisional dan arsitektur vernakular. Ada kalangan yang menganggap ketiganya sama saja, bisa dipertukarkan satu sama lain. Padahal ketiganya tidak berangkat dari logika dan awal-mula yang sama, sehingga tidak bisa disamakan secara serampangan. Maka kajian ini akan menelusuri ruang lingkup, latar belakang keberadaan dan ranah pengetahuan dari masing-masing: arsitektur tradisional, arsitektur vernakular dan arsitektur nusantara. Hasilnya kemudian bisa dijejerkan untuk diidentifikasi ciri dan esensi pokoknya. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa ketiga label istilah itu ternyata berbeda ranah dan bidang garapnya. Yang paling esensial adalah bahwa hanya arsitektur nusantara yang memiliki pemahaman akan perancangan arsitektur, sedangkan yang lain tidak memiliki pemahaman itu, karena dua yang lain (arsitektur tradisional dan arsitektur vernakular) diturunkan dari bidang ilmu yang ‘bukan’ arsitektur. Dengan demikian, label arsitektur nusantara-lah yang patut dikedepankan untuk menamai arsitektur tersebut, bahkan pengembangannya di masa kini dan masa depan.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jlbi

Publisher

Subject

Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, ...