Untuk menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik menuju konsumen, diperlukan sistem proteksi seperti rele jarak yang berfungsi sebagai pengaman sistem saluran transmisi 150 kV. Pengukuran rele jarak menggunakan impedansi saluran transmisi yang sebanding dengan panjangnya. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi koordinasi rele jarak pada Gardu Induk Semanu setelah Gardu Induk Piyungan dibangun. Pada penelitian ini, dilakukan simulasi gangguan hubung singkat pada beberapa titik tertentu saluran transmisi untuk mengetahui nilai impedansi saat terjadi gangguan. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa, nilai impedansi gangguan hubung singkat yang terdeteksi oleh rele yaitu sebesar 2.6820 Ω lebih kecil dibandingkan impedansi setelan Zona 1 yaitu 3.4936 Ω, menunjukkan rele bekerja dengan selektif. Setelah terjadi perubahan konfigurasi saluran, nilai setelan impedansi Zona 1 berubah menjadi 1.7043 Ω dan setelan waktu kerja rele menjadi lebih cepat. Nilai impedansi gangguan hubung singkat yang terdeteksi oleh rele juga lebih kecil dibandingkan impedansi setelan.Kata kunci— saluran transmisi, sistem proteksi, rele, jarak, koordinasi proteksi, gangguan hubung singkat.
Copyrights © 2015