Perusahaan pertambangan sudah membekali tingkat keamanan yang terkait dengan K3, namun masih terjadi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, ledakan, longsoran, dan pencemaran lingkungan. Penyebab kecelakaan kerja disebabkan oleh tindakan orang yang tidak mematuhi keselamatan kerja (unsafe action) dan keadaan lingkungan atau kondisi tidak aman (unsafe condition). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi bahaya pada kegiatan penambangan dan mengetahui pengendalian resiko pada kegiatan penambangan. Penelitian ini dilaksanakan di PT Vale Indonesia Tbk yang berada di Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). Pengambilan data mengenai identifikasi bahaya dan pengendalian resiko dengan analisis semi kuantitatif. Pengambilan data mengenai identifikasi bahaya dan pengendalian resiko dengan analisis semi kuantitatif. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 14 potensi bahaya dan 2 kecelakaan. Pengendalian resiko dilakukan dengan pengendalian hirarki yang terdiri atas metode eliminasi, subtitusi, rekayasa, administratif, dan APD.
Copyrights © 2023