Suatu keberhasilan metode pembelajaran dapat dikatakan berhasil atau tidakdapat dilihat dari hasil belajar yang diperoleh oleh siswanya dalam mengikuti proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, siswa dituntut untuk aktif, bekerja sama dan bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan dalam proses pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang menuntut siswanya untuk aktif dan bertaggung jawab atas apa yang sudah dilakukan dalam proses pembelajaran adalah metode pembelajaran kolaboratif. Metode pembelajaran kolaboratif sendiri menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk : 1) untuk mengetahui pengaruh metode Project Collaborative terhadap hasil belajar siswa. 2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan metode Project Collaborative dengan metode Discovery Learning. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMKN 1 Gunung Talang dengan pemilihan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi eksperimen). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskrptif dan hasil analisis data statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan dari metode yang digunakan terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan metode Project Collaborative memperoleh nilai tertinggi 95,00 dengan skor rata-rata 78,66 sedangkan siswa kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran discovery learning memperoleh nilai tertinggi 80,00 dengan skor rata-rata 54,00. Berdasarkan hasil uji coba hipotesis dari metode yang digunakan terdapat pengaruh metode Project Collaborative terhadap hasil belajar desain grafis percetakan siswa kelas XI dibandingkan dengan hasil pembelajaran metode discovery learning.
Copyrights © 2023