Penelitian Ini dilatarbelakangi oleh metode pembelajaran kitab kuning yang monoton di beberapa Pondok Pesantren atau madrasah. Meskipun metode pembelajaran telah berkembang pesat, ditambah dengan teknologi selalu tersedia untuk dijadikan sebagai fasilitas dalam bentuk pembelajaran yang menarik, akan tetapi pembelajaran kitab kuning masih memakai cara lama dan secara tidak sadar santri dipaksa untuk paham dengan mencukupkan metode lama. Hal yang berbeda ditemukan pada Pondok Pesantren Nurul Yakin Ringan-Ringan yang berdiri semenjak tahun 1960 M. Pesantren ini mempunyai keunikan tersendiri dalam pengajaran kitab kuning, sehingga pembelajaran kitab kuning oleh santri menjadi sesuatu yang menarik dan menyenangkan. Keunikan tersebut dapat dilihat dari aspek talaffuz, santri tingkat ‘ulya di beritanggung jawab untuk membaca matan di depan kelas menggunkan intonasi dan istilah2 khusus pendidik agar membantu dalam pemahaman makna. Demikian juga halnya dari aspek tafahum, bahasa yang digunakan adalah bahasa minangkabau. Dari aspek ta’ammal, pendidik menyajikan pembelajaran dalam bentuk praktek dan menceritakan kisah-kisah ulama kharismatik.
Copyrights © 2023