Sejak pandemi Covid-19 masuk ke indonesia pada tahun 2020, telah menyebabkan Pemerintah RI mengeluarkan peraturan untuk menyelenggarakan e-learning sebagai pengganti pembelajaran tatap muka. bahkan setelah masuk pada era endemi, ujian secara online masih diberlakukan. Pembelajaran secara online ini mendapatkan tanggapan yang sangat baik karena membuat mahasiswa lebih mandiri dan mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam perkuliahan. Sejalan dengan pembelajaran yang dilakukan secara online, maka penyelenggaraan ujian pun juga dilakukan secara online. Peran pengawas ujian tetap penting pada saat ujian online berlangsung untuk melakukan pemeriksaan identitas peserta ujian untuk menghindari tindak kecurangan seperti joki ujian online. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan optimalisasi monitoring peserta ujian dengan pengenalan wajah berbasis website menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan peran serta teknologi dalam menyelesaikan permasalahan kecurangan saat ujian secara daring. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, semua fitur pada aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan dan dapat berjalan 100% pada pengujian BlackBox. Pada pengujian UAT pada pengawas ujian diperoleh hasil yang memuaskan dimana persentase 93,33%, sementara itu pada pengujian SUS diperoleh hasil yang sangat memuaskan dengan persentase 90,20%, dengan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa optimalisasi monitoring ujian online berbasis website dapat layak digunakan sesuai dengan kebutuhan pengawas.
Copyrights © 2023