Melinjo (Gnetum gnemon L) mengandung asam askorbat, tokoferol, dan polifenol (fenol sederhana, flavonoid, dan tanin. Senyawa kimia ekstrak G. gnemon diperoleh tiga senyawa yaitu 3,4-dimethoxychlorogenic acid, resveratrol, dan 3-methoxyresveratrol. Daun G. Gnemon memiliki potensi antioksidan dan antibakteri. Tujuan penelitian ini membuat ekstrak dan nanopartikel ekstrak daun G, gnemon, serta mengetahui aktivitas antioksidan, antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Ekstraksi dilakukan dengan metode kinetik dengan pelarut etil asetat. Metode yang digunakan untuk pembuatan nanopartikel yaitu metode gelasi ionik dengan kitosan-Na TPP. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan uji akstivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan ekstrak daun G gnemon memiliki aktivitas antioksidan lebih baik dibandingkan nanopartikel ekstrak daun G gnemon dimana nilai IC50 masing-masing sebesar 35,602 dan 55,105 ppm. Sedangkan untuk aktivitas antibakteri nanopartikel ekstrak G gnemon lebih kuat dibandingkan ekstrak daun G gnemon dimana zona hambat sebesar 12,3 mm. Analisis data dengan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp Sig (2-tailed) < 0,05 terdapat perbedaan yang signifikan. Ukuran partikel Nanopartikel ekstrak daun G. gnemon yaitu (419,4 mm), indeks pendispersi (0,572%) dan potensi zeta (-68,5 9 mV). Ukuran nanopartikel memenuhi syarat karena <1000 mm
Copyrights © 2023