Peralihan dari kegiatan pembelajaran luring menjadi pembelajaran daring merupakan salah satu dampak Covid-19 yang turut dirasakan siswa Difabel. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh siswa Difabel selama pelaksanaan pembelajaran daring di SMAN 6 Mataram pada masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang berusaha mendeskripsikan pengalaman siswa Difabel terkait pelaksanaan pembelajaran daring di masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa siswa Difabel mengalami beberapa masalah terkait pembelajaran daring yaitu lingkungan belajar yang kurang kondusif, hingga kurangnya dukungan dari orang tua.
Copyrights © 2022