Gereja menjadi agen pembawa damai di tengah komunitas masyarakat Indonesia. Konteks keberagaman di Indonesia menjadikan bahwa gereja tidak semudah itu untuk dapat menyampaikan Kabar Baik karena ada resiko kecurigaan dan’kristenisasi’. Lukas 12:51 menjadi acuan dalam pembahasan artikel ini bahwa kedatangan Yesus tidak datang membawa damai melainkan pertentangan. Hal itu terjadi karena pemahaman mereka tentang damai Allah dipandang dari sisi kepentingan manusia saja. Dalam konteks Indonesia, perbedaan harus dijembatani dengan sikap toleran dan saling menghargai satu sama lain. Gereja perlu mengambil tugas misi ini sebagai sebuah tanggung jawab mulia yang diberikan oleh Tuhan agar damai dari Tuhan itu dapat terwujud di dalam hidup seluruh umat di Indonesia.Kata-kata kunci: misi, damai, pertentangan
Copyrights © 2022