Hasil dari pembelajaran sangat ditentukan oleh strategi atau model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penggunaan model pembelajaran yang tepat akan sangat membantu bukan hanya guru namun juga peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Selama ini pembelajaran agama islam masih banyak yang menggunakan model pembelajaran konvesional dengan ceramah ataupun mencatat sehingga menimbulkan kebosanan pada diri peserta didik. Selain itu pemberian materi yang bersifat parsial menyebabkan apa yang diterima peserta didik hanya sepotong-sepotong sehingga mereka kesulitan dalam menangkap esensi dalam pembelajaran agama. Berawal dari pengetahuan yang parsial menyebabkan banyak peserta didik usia SMA dan sederajat mengalami kebimbangan sehingga melakukan penyimpangan-penyimpangan hingga tindak kriminalitas. Hal ini dikarenakan kesulitannya mereka dalam mencari ruang yang tepat untuk mengekspresikan rasa ingin tahu mereka. Di sekolah mereka merasakan jenuh dengan model pembelajaran yang monoton akhirnya mereka mencari ruang lain yang lebih menyenangkan. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan eksperimen dalam pembelajaran PAI menggunakan model pembelajaran integrated learning dengan harapan peserta didik akan mendapatkan pengetahuan yang holistic sehingga apa yang mereka dapatkan tidak setengah-setengah, hal ini sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh peserta didik usia remaja.
Copyrights © 2020