Bencana tanah longsor merupakan bencana yang berdampak pada kerugian besar baik material dan non material. Akibatnya, membutuhkan respon cepat agar dampak kerugian dapat dikurangi. Respon cepat sulit dilakukan karena pengetahuan dan pelaksanaan akan mitigasi bencana belum sepenuhnya dipahami masyarakat Desa Ponggang yang wilayahnya rentan terhadap bencana tanah longsor. Oleh karena itu, perlunya penyiapan masyarakat di daerah rawan bencana. Melalui metode pelatihan dengan pendekatan ceramah dan simulasi didapatkan hasil, masyarakat Desa Ponggang menyadari adanya potensi bencana tanah longsor dan memahami prosedur dalam melakukan mitigasi bencana mulai dari tahap pra bencana merupakan deteksi dini terhadap adanya potensi bencana. Hal terpenting dalam tahapan ini adalah komunikasi. Tanggap bencana merupakan upaya untuk melakukan penyelamatan korban bencana, dan pasca bencana adalah bentuk pemulihan dan evaluasi bencana. Keseluruhan dari tahapan dalam mitigasi bencana akan disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai petunjuk pelaksanaan dilapangan dalam menangani bencana. Disamping itu, adanya kesadaran lingkungan untuk mencegah bencana melalui gerakan penghijauan di perbukitan Desa Ponggang.
Copyrights © 2023