JPSriwijaya
Vol 10, No 1 (2022)

PENGEMBANGAN PENGGUNAAN AIR REBUSAN TUMBUHAN BROTOWALI DAN PEMBUATAN SEDIAAN SATURASI PENINGKAT SISTEM IMMUN TUBUH PENDUDUK DESA PULAU SEMAMBU OGAN ILIR

Mardiyanto Mardiyanto (Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
17 Mar 2022

Abstract

Wabah penyakit yang menyerang seluruh dunia saat ini telah merubah tatanan kehidupan manusia. Tatanan hidup bersih dan selalu menjaga sistem immun tubuh adalah cara yang paling efektif untuk menghindari wabah penyakit terutama pada penduduk usia diatas 50 tahun dan penduduk yang menderita penyakit penyerta seperti Diabetes Melitus, gangguan ginjal, dan kanker. Sistem immun tubuh adalah benteng pertahan pertama bagi tubuh untuk mencegah kuman penyakit menempel, masuk, dan berkembang-biak. Bahan yang dapat mencegah reaksi oksidasi seperti Vitamin C dan Vitamin D dapat melindungi sistem immun tubuh dan bahan yang dapat menstimulasi sel-sel immun juga sangat penting untuk melawan proliferasi kuman penyakit. Salah satu bahan yang dapat menstimulsi sel-sel immun adalah air rebusan Brotowali dan bahan yang dapat mencegah reaksi oksidasi adalah bahan yang kaya akan Vitamin C seperti Jeruk. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini air rebusan Brotowali dan perasan Jeruk digunakan untuk membuat sediaan Saturasi untuk menjaga dan meningkatkan sistem immun tubuh. Khalayak yang akan mendapat keterampilan membuat sediaan saturasi dan menerima manfaat dari terjaganya sistem immun tubuh adalah penduduk disekitar kampus Indralaya Universitas Sriwijaya yaitu penduduk desa Pulau Semambu Ogan Ilir.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpsriwijaya

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Energy Engineering Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan ...