Problematic internet use merupakan penggunaan internet secara berlebihan dan telah sampai pada tahap mengganggu aspek kehidupan individu seperti sosial, psikologis, pencapaian akademik maupun pekerjaan, yang disebabkan oleh ketidakmampuan individu dalam mengendalikan dorongan perasaaan atau perilaku untuk mengakses internet. Terdapat faktor personal dan lingkungan yang memengaruhi problematic internet use. Pada lingkup pendidikan, stres akademik dan regulasi emosi dapat menjadi faktor yang memengaruhi problematic internet use. Tujuan dari penelitian ini adalah memeriksa apakah stress akademik dapat memedasi peran regulasi emosi dan problematic internet use. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP berusia 13-15 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan tiga skala sebagai alat ukurnya, yaitu skala Perilaku Problematic internet use, Skala Stres Akademik, dan Skala Regulasi Emosi. Analisis yang digunakan adalah analisis jalur melalui PROCESS (Hayes, 2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik berperan dalam memediasi hubungan antara regulasi emosi dan problematic internet use secara parsial. Hal ini mengimplikasikan bahwa stres akademik perlu dipertimbangkan untuk mengatasi perilaku problematic internet use pada siswa dan pengelolaan emosi diperlukan untuk menghadapi perilaku berinternet yang bermasalah.
Copyrights © 2022