Pada setiap bangunan konstruksi gedung, semua komponen strukturnya harus memiliki kekuatan untuk menahan beban yang di pikulnya. Balok dan kolom merupakan komponen struktur yang sangat penting dalam konstruksi bangunan. Untuk itu kedua komponen tersebut harus di hitung dan di analisa berdasarkan kombinasi beban dan gaya terfaktor yang sesuai. Dalam penyusunan penelitian ini penulis meninjau pelat, balok dan kolom struktur gedung fakultas Teknik Universitas Bojonegoro terhadap tekanan yang sesuai dengan fungsinya. Analisa struktur pada gedung fakultas teknik ini menggunakan bantuan program sap 2000 V.14 yang mengacu pada persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan struktur lain ( SNI 2847-2013) , Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung dan non gedung, serta peraturan pembebanan indonesia untuk bangunan Gedung (PPIUG 1983). Pada control tulangan struktur dapat di ketahui bahwa : Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 4 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 3 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 2 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (25/40) untuk Panjang 9/3 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B1 (20/30) untuk Panjang 9/3 meter, perhitungan tulangan aman, Pada balok B3 (WF200) untuk Panjang 4 meter, penggunaan balok aman. Pada balok B3 (WF200) untuk Panjang 3 meter, penggunaan balok aman. Pada balok B4 (WF150) untuk Panjang 3 meter, penggunaan balok aman. Pada balok B4 (WF150) untuk Panjang 2 meter, penggunaan balok aman. Pada kolom lantai 1 (35x35), penggunaan tulangan aman. Pada kolom lantai 2 (35x35), penggunaan tulangan aman. Pada kolom lantai 2 (35x35), penggunaan tulangan aman. Plat mampu menerima beban.
Copyrights © 2020