Bata ringan merupakan salah satu jenis bata beton pejal yang terbuat dari campuran semen, air dan agregat yang memiliki berat lebih ringan dibandingkan dengan bata pada umumnya. Berdasarkan latar belakang yang ada, peneliti akan membuat bata ringan jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC) yang menggunakan silica fume, superplasticizer,foam agent sebagai bahan penyusun tambahan dan pasir kali Sekar. Tujuan dari dibuatnya bata ringan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan silica fume dan pasir kali Sekar terhadap kuat tekan dan berat isi bata ringan. Dalam penelitian ini desain penelitian menggunakan metode eksperimen. Bentuk metode penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan utuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Bentuk desain yang digunakan dalam penelitian adalah the static group comparison. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan silica fume, superplasticizer, foam agent dalam pembuatanbata ringan dengan bahan baku pasir kali Sekar yangditinjau dari kuat tekan dan berat isi. Nilai kuat tekan menurun seiring penambahan proporsi silica fume yaitu rata-rata benda uji variasi V1 (K 7,14), V2 (K 6,39) dan V3 (K 6,52). Namun dengan penambahan silica fume, berat jenis benda uji semakin ringan yaitu rata-rata benda uji variasi V1 (1447,13), V2 (1184,71) dan V3 (1235,67). Dengan pemakain bahan lain yang sama disetiap variasinya seperti semen, superplasticizer dan foam agent. Sedangkan syarat fisis bata beton sesuai dengan SNI 3-03 49-1989 kuat tekan minimum (K 20) dan berat jenis minimum 1800 kg/m3.
Copyrights © 2021