Sasaran pengajaran vokasional berguna meningkatkan kemampuan vokasional anak tunarungu agar cakap dalam mengembangkan potensi diri dan mengambil peluang untuk bekerja yang merupakan bekal hidup mandiri. Dalam pembelajaran vokasioanl anak diberikan kegiatan yang memanfaatkan sisa bahan kain untuk membuat bunga dengan proses jahit tangan sesuai dengan kompetensi dasar mata pelajaran prakarya. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelmakan kemakbulan metode self regulated learning pada pembelajaran prakarya dalam meningkatkan kemampuan vokasional anak tunarungu dalam membuat bunga dari kain perca. Terdapat tiga kegiatan utama dalam pembelajaran ini, pertama melakukan bedah kurikulum untuk menentukan kompetensi dasar yang tepat sebagai dasar untuk membuat rencana pembelajaran, kedua melaksanakan kegiatan sesuai rencana pembelajaran, ketiga melakukan refleksi untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak dan keefektifan metode self regulated learning. Berdasarkan hasil evaluasi anak pada pelaksanaan kegiatan disetiap pertemuan, terlihat hasil bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan vokasional anak tunarungu dalam membuat bunga dari kain perca dengan metode self regulated learning di SLB Fan Redha Padang.
Copyrights © 2020