Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah al-Qur’an al-Ittifaqiah selanjutnya disingkat menjadi STITQI. STITQI dengan ciri khas al-Qur’an maka mata kuliah al-Qur’an menjadi sangat urgen bagi keberlangsungan studi STITQI. Tahsinul Qur’an menjadi prasyarat pendaftaran ujian munaqosyah Skripsi. Pendaftaran ujianmunaqasyah bagi semua prodi harus mampu menunjukkan kartu bukti lulus ujian munaqasyah. Namun kendalanya tidak semua mahasiswa mahir mebaca al-Qur’an bahkan sebaliknya masih banyak sekali yang tidak lulus saat mengikuti ujian semester maka diadakan program remidi. Penelitian ini dilakukan pada populasi mahasiswa STITQI semester VI Prodi PAI.Ada dua kelas peserta remidi ini. Sampel pada remidi ini diambil dari kelas Semester VI A dan B. Seluruh peseta dalam penelitian ini 40 orang mahasiswa dan mahasiswi. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sampel random jenuh.Random jenuh adalah sebuah penelitian yang mengambil sampel pada kelas diambil secara keseluruhan.Data dianalisis menggunakan rumus Product Moment, menguji hipotesis, membandingkan denggan tabel r dan tabel interpretasi dan kontribusi variable diuji dengan rumus determinasi. Hasil analiss korelasi Product Moment korelasi: r Hitung 0,616 memiliki kriteria tinggi karena berada pada posisi 0,60-0,69 pada tabel interpretasi. Korelasi ini dikonsultasikan dengan tabel r hasinya 0,616 > r tabel 5 % 0, 312 dan 1% 0,263.Korelasi ini menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat.Keputusan hipotesis dalam hal ini adalah lebih besar dari r tabel dengan demikian Ho ditolak dan menerima Ha sehingga dapat di generalisasikan bahwa ada hubungan positif antara remidi dengan kelulusan pada mata kuliah tahsinul Qur’an bagi mahasiswa STITQI jika nilai 70 ke atas.Kontribusi antara kedua variable dihitung dengan rumus KD = r2 x 100 % = 0,379 x 100% = 37,94 dibulatkan menjadi 38 %. Dengan demikian kelulusan dapat dipengaruhi oleh program remidi sebanyak 38 % sisanya 62 % ditentukan oleh faktor lain.
Copyrights © 2019