Inovasi kurikulum PAI harus diarahkan kepada integrasi dan singkronisasi ilmu pengetahuan. Kurikulum Pendidikan Agama Islam yang menjadi acuan utama dalam pengembangan lembaga-lembaga pendidikan Islam, sudah seharusnya mengikuti alur perubahan yang terus menerus dan mengikuti perkembangan zaman. Disamping itu pengembangan kurikulum PAI memerlukan landasan yang jelas dan kokoh, sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh arus transformasi dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang begitu dahsyat sebagaimana terjadi pada saat ini. Pengembangan kurikulum juga harus ditekankan pada pengembangan individu yang mencakup keterkaitannya dengan lingkungan sosial setempat. Lingkungan sosial budaya merupakan sumberdaya yang mencakup kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan uraian di atas sangatlah penting memperhatikan faktor kebutuhan masyarakat dalam pengembangan kurikulum. Dalam tataran praksis bahwa kurikulum sebagai hasil belajar dan sebagai pembelajaran. Pembelajaran agama Islam bukan sekedar kurikulum tertulis yang hanya disampaikan sebagai pengetahuan (kognitif) saja. Tetapi kurikulum PAI mampu memberikan nilai terhadap peserta didik dengan pemahaman, perilaku, sikap terhadap materi yang ada.
Copyrights © 2020