Program Indonesia Pintar adalah program pemerintah yang diberikan kepada siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu terkait bantuan pembiayaan pendidikan guna membantu terlaksananya pemerataan pendidikan. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel dari penelitian ini adalah siswa yang mendapat bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Populasi dari penelitian adalah seluruh siswa MI Darussa’adah Gumai Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim yang berjumlah 166 siswa. Adapun respondennya adalah 33 siswa. Untuk menemukan responden dalam penelitian ini secara representatif, digunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini, tingkat keefektifan Program Indonesia Pintar bagi siswa MI Darussa’adah Gumai lebih dari 70%. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata sebesar 12,24 dari test value 10 dan hasil uji t yang memiliki signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Terdapat Faktor pendukung yang mempengaruhi efektivitas Program Indonesia Pintar ; Informasi dari pihak Dinas secara rutin ke sekolah dan secara online, Dapodik digunakan pemerintah sebagai salah satu indikator penentuan sasaran penerima KIP, adanya rasa saling percaya antara pihak sekolah dengan siswa beserta orang tua terhadap penggunaan dana KIP, Siswa menjadi lebih aktif karena peralatan sekolah dapat terpenuhi. Adapun faktor penghambat : Evaluasi program KIP yang dilaksanakan pada setiap periode program menyebabkan terjadinya perubahan khusunya pada mekanismenya, penyelewengan dana KIP, kesulitan mengumpulkan kuitansi atau bukti penggunaan dana KIP.
Copyrights © 2020