Tindak radikalisme di Indonesia belakangan ini cenderung mengalami peningkatan. Ironisnya, hal tersebut sering dikaitkan dengan kegagalan pendidikan agama dalam membentuk sikap dan perilaku moderat. Penelitian ini akan membahas tentang pendidikan moderasi beragama sebagai perisai radikalisme di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus di SMA Selamat Pagi Indonesia Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan moderasi beragama di SMA SPI Batu mampu membentuk sikap dan perilaku moderat peserta didik sehingga paham radikalisme dapat dicegah untuk tumbuh dan berkembang di lembaga tersebut. Adapun, proses pendidikan moderasi beragama di lembaga tersebut dilakukan melalui sistem integrasi antara sekolah, asrama, dan Kampung Kids (KD).
Copyrights © 2021