Pada penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan memahami psychological well-being dan work performance pada marketing laki-laki yang less masculine more feminine. Penelitian ini di latarbelakangi dari suatu fenomena sosial yakni laki-laki feminine yang muncul disalah pada marketing di perusahaan keuangan. Fenomena sosial pada laki-laki feminine dipengaruhi oleh pergaulan bebas, gaya hidup dan budaya di masyarakat. Selain itu terdapat faktor dari dalam yang mempengaruhi pola perilaku laki-laki feminine yaitu keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan in depth-interview. Penelitian ini menggunakan analisa data berupa interpretative phenomenological analysis (IPA). Responden penelitian ini sebanyak 2 orang laki-laki less masculine, more feminine yang terdiri dari 1 laki-laki yang berusia 29 tahun, etnis Jawa-Mando dan status lajang. Laki-laki berikutnya berusia 25 tahun, etnis Jawa dan status lajang. Kesimpulan dari penelitian ini menghasilkan psychological well-being dan work performance meningkat pada laki-laki less masculine, more feminine dikarenakan tuntutan kebutuhan dan orientasi pada kesuksesan finansial sehingga individu tersebut mencapai suatu kesejahteraan yang tinggi karena semua kebutuhan yang diinginkan tercapai.
Copyrights © 2023