Edible : Jedb
Vol 11, No 1 (2022): Edible: Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan

PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU KIMIA BEKASAM IKAN NILA (Oreochromis niloticus) KERING




Article Info

Publish Date
01 Jun 2022

Abstract

Bekasam merupakan makanan khas Provinsi Sumatera  Selatan, berupa olahan fermentasi  ikan secara spontan. Biasanya, fermentasi bekasam ikan menggunakan campuran  berupa  beras, nasi, atau singkong. Ikan nila merupakan salah satu ikan yang digemari oleh semua kalangan dan berpotensi diolah menjadi produk fermentasi. Suhu dan waktu merupakan faktor penting yang mempengaruhi fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama fermentasi terhadap kandungan protein dan kadar air bekasam ikan nila kering. Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor 1 adalah suhu pengeringan yaitu  50oC (S1), 60 oC (S2) dan 70 oC (S3), sedangkan faktor 2 adalah lama pengeringan yaitu 12 jam (L1), 18 jam (L2) dan 24 Jam (L3). Parameter yang diamati  adalah kandungan protein dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein bekasam ikan nila kering yang tertinggi terdapat pada kombinasi perlakuan S3L3 (47.418 %), sedangkan kandungan protein terendah terdapat pada S1L1 (35.327 %). Sementara kandungan air tertinggi dan terendah masing-masing terdapat pada S1L1 (17.880 % b/b) dan S3L3 (10.663% b/b). hasil uji ANOVA menunjukkan  bahwa suhu pengeringan dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kandungan protein dan kadar air bekasam ikan nila yang dihasilkan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

edible

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Edible discusess the relust of agricultural research in the field of food science and technology. Jurnal ini membahas tentang hasil-hasil penelitian pertanian di bidang ilmu dan teknologi pangan, Seperti : Pasca Panen,Pengolahan Pangan, Rekayasa Pangan, Gizi Pangan , Mikrobiologi Pangan Serta ...