Belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dalam proses pendidikan di sekolah. Ini berarti bahwa berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung pada proses belajar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar diantaranya Self management siswa yang kurang baik. Oleh sebab itu perlu di berikan strategi yang dirancang khusus melalui peran Bimbingan dan Konseling, yaitu dengan mengembangkan Model Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving Menggunakan Media TIK untuk Meningkatkan Self Management. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui kondisi empiris pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dan self management siswa, (2) Merumuskan model bimbingan kelompok dengan teknik problem solving menggunakan media TIK untuk meningkatkan self management siswa, (3) Mengetahui keefektifan model bimbingan kelompok dengan teknik problem solving menggunakan media TIK untuk meningkatkan self manajement siswa. Tahap-tahap penelitian ini adalah (1) kajian lapangan, (2) kajian teoretis, (3) penyusunan model hipotetik, (4) uji ahli (5) perbaikan model, (6) uji coba terbatas, (7) revisi dan perbaikan model. Subyek penelitiannya adalah 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Lamongan yang ditentukan secara purposive random sampling. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah Model bimbingan kelompok dengan teknik problem solving menggunakan media TIK terbukti efektif meningkatkan self management. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0.005 < 0.05 yang berarti signifikan meningkatkan self management. Model ini berimplikasi terhadap upaya-upaya peningkatan self management. Untuk itu disarankan kepada guru BK sebagai praktisi dilapangan menggunakan Model Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving Menggunakan Media TIK untuk Meningkatkan Self Management.
Copyrights © 2021