Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Dampak Penggunaan Gadget pada Interaksi Sosial Anak Usia Dini Nur Mutmainnatul Itsna; Risatur Rofi’ah
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 16 No. 1 (2021): April : Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.341 KB) | DOI: 10.55352/uq.v16i1.380

Abstract

Gadget is an electronic device that has a special function on each device. It is important to understand the influence of gadgets, especially for parents, so that parents can limit their children's use of gadgets so that children's developmental abilities develop well and become active, intelligent, and interactive children with others. Excessive use of gadgets will be able to affect the lack of social interaction in children in the environment. Based on the description above, the formulation of the problem in this study can be determined, namely (1) How is the impact of gadget use on early childhood social interaction in Sendangagung Paciran Lamongan Village (2) What are the factors that influence the use of gadgets in early childhood. The purpose of this study is to find out how the impact of using gadgets on early childhood social interactions in Sendangagung Paciran Lamongan Village and to find out what are the factors that influence the use of gadgets in early childhood. In this study, researchers used descriptive qualitative research methods. Data collection procedures are interviews, observation and documentation. Checking the validity of the data carried out is triangulation. The results of this study indicate that the use of gadgets in early childhood has positive and negative impacts. The positive impact is making it easier for a child to obtain information and making children more creative through the available features, while the negative impacts include lack of interaction, decreased social skills, dependence. by gadgets. From these results, it is suggested that future researchers can develop other variables so that they will enrich scientific findings in the impact of gadget use on early childhood.
Problematika Orang Tua Mendampingi Anak Saat Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi COVID-19 Dan Solusi Pemecahannya Risatur Rofi'ah
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 1 No. 1 (2021): April : CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.474 KB) | DOI: 10.55352/bki.v1i1.96

Abstract

Kasus pandemi yang di sebabkan oleh Corona virus Disease 2019 (Covid-19), sangat berdampak bagi sebagian sektor di Indonesia, salah satunya di bidang pendidikan. Untuk mengurangi penyebaran covid-19, pemerintah memberikan himbauan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu dengan menerapkan kebijakan learning from home atau belajar dari rumah (BDR) dalam membantu mengurangi penyebaran virus corona. Melalui beberapa metode yang digunakan oleh guru selama proses pembelajaran daring, tidak lepas dari dampak permasalahan yang muncul, terutama permasalahan yang berasal dari faktor orang tua sebagai pendamping selama proses pembelajaran daring di rumah. Oleh sebab itu perlu adanya penanganan khusus dalam upaya membantu pemecahan penyelesaian masalah selama daring. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis problematika pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 dan solusi pemecahannya. Jenis penelitian ini adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui buku teks, e-book, perodical, peraturan perundang-undangan, website, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan masalah penelitian. Data penelitian ini dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 memiliki beragam problematika, terutama bagi orang tua yang mendampingi anak selama proses daring. Beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya permasalahan yaitu berasal dari faktor intrinsik dan ekstrinsik yang bersumber dari orang tua dan anak. Beragam permasalahan tersebut dapat diatasi dengan meningkatkan pemahaman orang tua terhadap beberapa penyebab permasalah dan hubungan komunikasi yang baik antara orang tua dengan guru selama proses pembelajaran daring.
Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Menggunakan Media TIK untuk Meningkatkan Self Management Siswa Risatur Rofi'ah
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.764 KB) | DOI: 10.55352/bki.v1i2.98

Abstract

Belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dalam proses pendidikan di sekolah. Ini berarti bahwa berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung pada proses belajar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar diantaranya Self management siswa yang kurang baik. Oleh sebab itu perlu di berikan strategi yang dirancang khusus melalui peran Bimbingan dan Konseling, yaitu dengan mengembangkan Model Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving Menggunakan Media TIK untuk Meningkatkan Self Management. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui kondisi empiris pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dan self management siswa, (2) Merumuskan model bimbingan kelompok dengan teknik problem solving menggunakan media TIK untuk meningkatkan self management siswa, (3) Mengetahui keefektifan model bimbingan kelompok dengan teknik problem solving menggunakan media TIK untuk meningkatkan self manajement siswa. Tahap-tahap penelitian ini adalah (1) kajian lapangan, (2) kajian teoretis, (3) penyusunan model hipotetik, (4) uji ahli (5) perbaikan model, (6) uji coba terbatas, (7) revisi dan perbaikan model. Subyek penelitiannya adalah 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Lamongan yang ditentukan secara purposive random sampling. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah Model bimbingan kelompok dengan teknik problem solving menggunakan media TIK terbukti efektif meningkatkan self management. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0.005 < 0.05 yang berarti signifikan meningkatkan self management. Model ini berimplikasi terhadap upaya-upaya peningkatan self management. Untuk itu disarankan kepada guru BK sebagai praktisi dilapangan menggunakan Model Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving Menggunakan Media TIK untuk Meningkatkan Self Management.
Konseling Islam dengan Do’a dan Teknik Desensitisasi Sistematik untuk Mengurangi Phobia Kucing (Ailurophobia) Risatur Rofi'ah
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.08 KB) | DOI: 10.55352/bki.v2i1.132

Abstract

Phobia is quite serious problems that can be suffered by a person. Phobia will be dangerous if not treated immediately, which will cause muscle tension, panic, headaches, palpitations, hysterics, excessive fear etc. Phobia is a natural thing that some people have, this is caused by a fear or trauma of something that happened in the past. Phobia can be said to be unnatural if someone is afraid of certain objects that are considered by most people not scary, for example phobia of cats. This will be very dangerous if not addressed immediately, because these feelings and fears are very disturbing psychologically and very influential in everyday life. One of the efforts made to overcome the phobia of cats is through Islamic counseling with prayer and systematic desensitization techniques. Through prayer and surrender, the counselee is expected to be able to surrender to the Creator. By always remembering Allah SWT, surely all kinds of anxiety and fear will soon disappear. Through the systematic desensitization hoped that the client can overcome phobia by replacing excessive fear and anxiety with a calmer feeling. The counseling process is carried out with Treatment which is done by adding prayer to the systematic desensitization in the relaxation section to reduce phobia. This study uses a qualitative research method with the type of case study research. Data collection is done through interviews, observation, and documentation. While the data analysis technique used is comparative descriptive by comparing theoretical and field data and the results before and after counseling is done. The results of this study indicate that there is a change in the counselee's self, namely in the form of decreased Phobia symptoms which are characterized by self-control and changing behavior for the better.
DAMPAK GADGET TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK USIA DINI DI DUSUN SUMURAN DESA SUMURGAYAM KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN TAHUN 2022 Erika Rohmawati; Risatur Rofi’ah
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.404 KB) | DOI: 10.55352/bki.v2i2.157

Abstract

Interaksi sosial merupakan suatu hubungan timbal balik yang dilakukan antara individu dengan individu lainnya. Siswa yang memiliki interaksi sosial yang tinggi dalam belajar memungkinkan akan memperoleh keberhasilan atau dengan kata lai memperoleh hasil yang tinggi. Berangkat deskripsi diatas dapat ditentukan rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana dampak gadget terhadap interaksi sosial pada anak usia dini di Dusun Sumuran Kecamtan Paciran Kabupaten Lamongan Tahun 2022? Apa saja faktor yang mempengaruhi interaksi sosial pada anak usia dini di Dusun Sumuran Kecamtan Paciran Kabupaten Lamongan Tahun 2022? Penelitian menggunakan metode kualitatif yang mana teknik pengumpulan datanya yaitu menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penetilian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ada dua dampak gadget terhadap interaksi sosial di dusun Sumuran, yaitu positif negatif. Dampak positif yang disebabkan oleh gadget antara lain; anak lebih kreatif dan inovatif dalam mencari inspirasi untuk mengekspresikan isi hatinya, anak dapat lebih berwawasan luas dan tidak tertinggal oleh zamannya. Adapun dampak negatif membuat anak menjadi kecanduan dan ketergantungan pada gadget, anak menjadi lebih menyendiri dan tidak berinteraksi sosial dengan teman sebayanya dengan baik. Sejalan dengan teori.