Fungsi pendidikan sebagai proses enkulturasi adalah untuk meneruskan nilai, prestasi, dan ajarandari generasi terdahulu pada generasi selanjutnya, salah satunya yaitu nilai budaya. Nilai budayabanyak termuat dalam karya sastra, salah satunya sastra lisan. Sastra lisan menjadi bagian daripenyelenggaraan pendidikan kebudayaan di Indonesia karena memuat nilai etis, estetika, agama,dan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi alat pendidikan, pengontrol norma dan tatanan sosialmasyarakat. Kajian ini menggunakan metode deskriptif-analitif untuk mendapatkan peran sastralisan sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan kebudayaan di Indonesia pascapandemiCovid-19. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam sastra lisan akan terus hidup bilamasyarakat, khususnya pelaku pendidikan mampu menyajikan sastra lisan dengan inovasi baru.Pengenalan sastra lisan sedini mungkin kepada peserta didik akan mematangkan dan memapankanpenghayatan nilai-nilai sastra lisan. Peserta didik pun akan memiliki karakter diri dan kebudayaanyang kuat. Pada akhirnya, tidak hanya tujuan pendidikan nasional melalui penyelenggaraanpendidikan kebudayaan yang tercapai. Lebih dari itu, peserta didik akan mampu menghadapiberbagai tantangan kehidupan bahkan di masa pascapandemi Covid-19 yang sampai saat ini tidakdapat diprediksi.
Copyrights © 2020