Penelitian ini dilatarbelakangi masalah bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDI Nggari sangat rendah dengan ditandai oleh kemampuan siswa yang tidak mampu menganalisis argumen saat diskusi kelompok, tidak berani bertanya tentang materi yang belum dipahami, serta kurangnya minat untuk menulis karangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor penghambat keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDI Nggari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDI Nggari tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, angket dan tes. Data dianalisis menggunakan model interaktif, yaitu tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan beberapa faktor penghambat keterampilan berpikir kritis siswaSDI Nggari kelas V pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut; (1) Siswa tidak berani menyampaikan argumen, (2) Guru kurang memberi ruang untuk siswa bereksplorasi, (3) penggunaan metode pembelajaran yang monoton, (4) pengelolaan kelas yang kurang baik.
Copyrights © 2020