Mesin diesel banyak digunakan pada dunia industri dan transportasi karena kehandalannya. Di dunia transportasi laut mesin diesel digunakan sebagai mesin induk kapal yang berfungsi untuk menggerakkan kapal. Salah satu komponen yang penting pada mesin diesel adalah injektor yang bertugas untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. Apabila terjadi masalah pada injektor maka akan berpengaruh pada proses pembakaran sehingga dapat menurunkan kinerja mesin induk kapal. Parameter pada penelitian ini adalah diameter nosel sebesar 0,2 mm. Variasi tekanan input yang digunakan adalah 290, 310, 330 bar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh parameter tekanan injektor yang optimum. Data yang diperoleh adalah sudut semprotan, panjang semprotan dan waktu semprotan. Penelitian ini menggunakan metode simulasi dan eksperimen. Simulasi menggunakan software CFD komersial sedangkan eksperimen dengan menguji injektor menggunakan injektor tester. Hasil pengujian variasi tekanan injektor 290, 310 dan 330 bar diperoleh data-data sudut semprotan masing-masing sebesar 13o, 14o, 15o. Panjang semprotan semuanya sama 100 mm tetapi waktu yang diperlukan untuk menyentuh dinding berbeda-beda, masing-masing 0,00199; 0,00197; 0,00195 sekon. Parameter optimum pada penelitian ini adalah tekanan input injektor 330 bar menghasilkan sudut semprotan 15o, Panjang semprotan 100 mm dengan waktu tercepat yaitu 0,00195 sekon.
Copyrights © 2023