Peranan bahasa pertama dalam pembelajaran bahasa kedua mengundang pro dan kontra akhir-akhir ini. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa penggunaan bahasa pertama cenderung memberikan transfer negatif dalam pembelajaran bahasa kedua daripada transfer positif. Di sisi lain, sebagian penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa pertama ini memiliki peran penting dan memfasilitasi pemelajar agar dapat menguasai bahasa kedua atau bahasa asing dengan baik. Peran penting bahasa pertama dalam menguasai bahasa kedua tersebut salah satunya dikenal dengan konsep translanguaging. Translanguaging memberikan perspektif baru terhadap perdebatan penggunaan bahasa pertama pada bahasa kedua. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik translanguaging sebagai strategi pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa penutur bahasa asing di kelas level pemula tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima jenis translanguaging dan tiga fungsi translanguaging yang digunakan sebagai interaksi antara bahasa pertama dan bahasa kedua. Implikasi praktik translanguaging di UNY ini adalah terbukti efektif dan membantu pemelajar sebagai strategi baru dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa internasional karena dapat digunakan untuk memotivasi dan menganalisis masalah pemelajar untuk menguasai bahasa Indonesia sebagai bahasa asing.
Copyrights © 2022