Abstrak. Analisis gangguan hubung singkat pada suatu jaringan kelistrikan sangat penting dilakukan untuk mengetahui besar arus gangguan terbesar yang terjadi pada saluran dan persentase kenaikan tegangan terbesar yang dapat terjadi di bus-bus apabila terjadi gangguan. Analisis gangguan hubung singkat pada penelitian ini dilakukan pada jaringan kelistrikan sistem distribusi 20 kV Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara PT. PLN (Persero), yaitu pada jaringan Gardu Induk (GI) Tallo Lama dan Gas Insulated Switchgear (GIS) Bontoala dengan menggunakan aplikasi ETAP 12.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan hubung singkat 1 fase ke tanah menyebabkan arus gangguan terbesar yaitu 59,573 kA mengalir pada bus 55 (sisi 20 kV Trafo#1 60 MVA GIS bontoala) yang memasok penyulang Ahmad Yani, Akademis, Masjid Raya, Sungai Tangka, Sudirman dan penyulang Polda. Persentase kenaikan tegangan terbesar terjadi pada bus 26 (Penyulang Teuku Umar) apabila terjadi gangguan 2 fasa ke tanah dengan kenaikan tegangan pada fase yang sehat menjadi 467% dari tegangan nominal.Kata Kunci : Gangguan hubung singkat, arus gangguan, sistem distribusi, aplikasi ETAP 12.6.
Copyrights © 2021