Widyariset
Vol 16, No 1 (2013): Widyariset

RETENSI DAN INOVASI FONEMIS DALAM BAHASA MELAYU BANJAR HULU

Budhiono, Ralph Hery ( Kemendikbud)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2013

Abstract

Beberapa penelitian telah dilakukan, tetapi belum ada yang membahas secara khusus retensi dalam bahasa Melayu Banjar Hulu. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi retensi dan inovasi fonemis dalam bahasa Melayu Banjar Hulu, membandingkan dengan penelitian terdahulu, dan menghubungkannya dengan bahasa Melayu kuno. Data berupa 200 kosakata dasar yang dikumpulkan Suryadikara dan Durasjid diban-dingkan dengan daftar proto-Austronesia yang dihimpun Blust. Dengan metode komparatif diketahui ada lima protofonem, *t, *m, *a, *i, dan *u, yang mengalami retensi pada semua posisi. Karena mempertahankan secara konsisten ketiga protofonem vokal tersebut, bahasa Melayu Banjar Hulu dapat disebut bahasa yang masih asli. Sementara itu, protofonem yang mengalami retensi jika berada pada posisi awal adalah *b, *d, *k, *l, *p, dan *s. *k, *n, *p, dan *r dipertahankan jika berada pada posisi akhir, sedangkan *l, *n, *b, *s, *r, dan *ŋ dipertahankan jika berada pada posisi antarvokal. Inovasi primer yang ditemukan hanya substitusi, sedangkan inovasi sekunder yang didapat berupa split, apokope, sinkope, protesis, dan metatesis.*q merupakan satu-satunya protofonem yang mengalami substitusi menjadi /h/ pada semua posisi.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

widyariset

Publisher

Subject

Engineering

Description

Widyariset is a scientific journal which publishes the results of research and development, assessment and systematic thinking about science and technology. The writers of the scientific papers in this journal come from researchers/researcher candidates from various institutions' research and ...