Penelitian ini difokuskan pada perencanaan dan koordinasi sebagai determinan dalam mencapai efektivitas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung yang dirasakan masih belum optimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, Populasinya adalah pegawai Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung. Ukuran populasi dalam penelitian ini adalah 101 teknik penarikan sampel menggunakan teknik Sample Random Sampling, dengan ukuran sampel sebanyak 81 orang. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi, observasi, wawancara serta penyebaran angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable perencanaan dan koordinasi baik secara simultan maupun parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung.Secara simultan variable perencanaan dan koordinasi memiliki pengaruh sebesar 67,00%, sedangkan secara parsial variabel perencanaan memiliki pengaruh sebesar 56,40% sedangkan variabel koordinasi memiliki pengaruh sebesar 43,70% terhadap efektivitas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung.Rekomendasi yang disampaikan adalah agar penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung efektif, hendaknya dirumuskan berbagai alternatif program dalam menetapkan kegiatan yang akan dilakukan dan koordinasi yang dilakukan bukan hanya pada penyusunan program tetapijuga perlu dilakukan internalisasi program yang telah ditetapkan kepada para pemangku kepentingan.Kata Kunci : Perencanaan, Koordinasi, Efektivitas
Copyrights © 2016